Perbedaan Mozilla Firefox, Google Chrome, Safari, Opera, dan Internet Explorer

Friends.. sudah tahu belum, apa saja perbedaan Mozilla Firefox, Google Chrome, Safari, Opera, dan Internet Explorer? Yang belum, baca artikel yang satu ini, ya!

Inilah beberapa web browser diantaranya mozilla firefox, opera, google chome, safari dan internet explorer:

MOZILLA FIREFOX

Browser open source kebanggan Mozilla Foundation ini merupakan penerus dari browser Netscape Navigator yang memiliki engine Gecko. Juga bermesinkan Firefox TraceMonkey untuk javascript renderernya. Kehadirannya sebagai alternatif Microsoft Internet Explorer yang hampir menguasai pasar browser dunia saat versi 1.0 firefox ini dirilis pada bulan November 2004. Tentu saja browser ini menjadi sangat digemari karena akses ke source codenya yang dibuka dan orang-orang pun bisa berpartisipasi dalam pengembangan browser ini.

Fitur unggulan dari firefox yang paling utama adalah tersedianya ribuan add-ons yang siap bongkar pasang mengkostumisasi firefox Anda sesuai dengan fungsi yang ingin ditambahkan. Karena sourcenya yang terbuka sehingga membuat para developernya di seluruh dunia bisa dengan cepat menutup celah keamanan yang ditemukan.

Kelebihan:

  • Add-ons yang sangat banyak tersedia secara gratis.
  • Cocok untuk situs-situs multimedia seperti youtube.
  • Keamanan yang terus terjaga walaupun tak menutup kemungkinan masih ada celah yang ditemukan.
  • Update yang terintegrasi

Kekurangan:

  • Start up yang lumayan lama apalagi jika sudah banyak add-ons yang terinstall
  • Untuk merender javascript firefox masih kalah cepat dengan Google Chrome, Safari, dan Opera
  • Terkadang bisa crash secara tiba-tiba karena management memory yang kurang baik

Versi 3.6 terbaru yang baru saja rilis sudah diperkirakan semakin cepat 20% dari versi sebelumnya dan sudah lebih baik dalam merender javascript. Meskipun belum sepenuhnya bisa menggunakan seluruh element dan selector HTML 5 dan CSS 3, browser ini sudah mensupportnya semenjak versi 3.5.

GOOGLE CHROME

 

Browser andalan milik raksasa iklan Google ini sebenarnya memulai debutnya dari engine Webkit yang sama-sama dikembangkan oleh Apple, KDE, Nokia, RIM, Palm, dan Google sendiri. Menggunakan V8  JavaScript Engine yang memang membuat Chrome menjadi tercepat dalam mengeksekusi javascript. Jika anda tertarik untuk membaca history dari Google Chrome, kita bisa menggunakan versi developer channelnya karena selalu di update dan selain itu Anda akan bisa merasakan fitur terkini dari google chrome yaitu chrome extension (bisa dilihat di skrinsut Google Chromenya di jajaran sudut kanan atas). Yang pasti karena open source project maka Anda juga bisa berpartisipasi untuk mengembangkan engine atau membuat extensionnya. Juga terkadang efek CSS 3 yang sudah bisa ditanganinya dengan baik kecuali @font-face yang masih belum di dukung oleh chrome (kecuali versi developer channel, sudah support).

 

Kelebihan:

  • Fitur extensionnya yang sudah mulai banyak.
  • Startup yang sangat cepat.
  • Management memori yang terpisah untuk setiap tabnya. Jadi jika ada satu tab yang crash maka Anda tak perlu menutup semua tab dan hanya meng-end task tab yang crash tersebut.
  • Keamanan tinggi, terbukti pada ajang Pwn2Own contest, google chrome menjadi browser yang belum berhasil dibobol.

Kekurangan:

  • Jika menggunakan versi stable nya maka anda tidak akan merasakan experience dalam menggunakan fitur extensionnya.
  • Installer online sehingga Anda harus terhubung dengan internet saat ingin menginstallnya. Walaupun ada offline installer tapi biasanya sering mengalami error saat melakukan update engine.

Overall google chrome bisa anda jadikan sebagai alternatif browser yang handal mengingat sekarang chrome berada pada peringkat tiga dalam perang browser terpopuler. Untuk web developer google chrome juga sudah memiliki extension yang bisa membantu kerja anda walaupun belum sehandal add-ons firebug dan web developer tools di firefox. Jika Anda berniat menggunakan chrome pakailah versi dev channelnya agar selalu terupdate dengan teknologi dan patch terbarunya.

SAFARI

Kalau browser yang satu ini sudah pasti menjadi andalannya Apple yang disertakan dalam penjualan Macintoshnya. Berselancar dengan safari memang sangat menyenangkan jika langsung dilakukan pada mesin Apple seperti MacBook. Memang sudah menjadi ciri khas dari Appel yang menawarkan tampilan yang sangat memukau tentunya dengan kemampuan yang tak kalah juga. Ditenagai oleh WebKit engine membuat browser ini menjadi salah satu browser populer di dunia.

Kelebihan:

  • Membuka halaman situs lebih cepat, berkat Nitro Engine pada safari versi 4 itulah yang menyebabkannya memiliki gelar the world’s fastest web browser.
  • Bookmark yang menarik seperti tampilan iTunes.
  • Fitur iSync yang bisa mensinkronisasi bookmark safari Anda dengan safari iPhone Anda.
  • Tampilan homepage yang atraktif dengan Top Sites dengan animasi Cover Flow.
  • Fitur snapback untuk memutar ulang halaman yang sudah dibuka sebelumnya menjadi lebih cepat.
  • Memecah tab menjadi window sendiri-sendiri.

Kekurangan:

  • Masih terdapat bug dan celah keamanan yang berbahaya, terbukti pada event Pwn2Own contest.
  • Versi windows sedikit berbeda dengan versi OS X (karena safari memang dirancang khusus untuk OS X).
  • Memakan resource memori yang paling besar dan space instalasi yang lebih besar di banding dengan browser lain.

OPERA

Opera merupakan browser yang bisa dibilang ringan dan cepat. Browser yang dikembangkan oleh Opera Software ASA dimulai tahun 1994 ini kini sudah mencapai versi 10. Karena ASA tersebut merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Norwegia maka tak heran hadir fitur terbarunya yang disebut Opera Turbo. Fungsinya adalah mengkompres halaman web yang akan dipanggil sehingga sangat cocok untuk koneksi internet yang tidak terlalu kencang. Tak heran juga kalau versi mobilenya yaitu Opera Mini menjadi browser untuk smartphone yang paling populer saat ini.

Selain Turbo, opera juga menjadi browser pertama yang mengusung tabbed browsing yaitu membuka tab baru dalam satu halaman jendela juga mouse gesture yang kemudian diikuti oleh browser lainnya. Mouse gesture mengintegrasikan gerakan mouse untuk navigasi di browsernya. Opera juga memiliki integrated dowload manager yang bisa memanage seluruh aktifitas download yang anda lakukan melalui opera termasuk mendownload torrent. Opera juga memiliki semacam wigdet yang bisa dikatakan ingin memberi fitur menarik seperti add-ons firefox atau extension chrome, tetapi widget ini lebih terlihat sebagai pelengkap fungsi saja. Tidak benar-benar memberikan fungsi baru seperti add-ons ataupun extension.

Yang paling cool adalah fitur Opera Unite. Opera Unite adalah teknologi baru dari opera yang memungkinkan Anda mengupload dan men-share konten secara langsung kepada teman Anda tanpa perlu menguploadnya terlebih dahulu ke suatu situs. Opera unite memungkinkan untuk stream musik, photo galleri, sharing  dokumen dan folder, file inbox (upload file dari atau ke teman langsung), live messenger, live whiteboard bahkan menghost web anda langsung ke teman dari browser. Anda yang ingin mencobanya ditawarkan untuk memiliki akun opera unite terlebih dahulu dan opera menyediakan space sebesar 10 GB untuk Anda.

Kelebihan:

  • Ringan dan cepat.
  • Turbo yang cocok untuk koneksi yang tidak terlalu kencang.
  • Integrasi email client, IRC chat client, notes, RSS reader milik opera dapat memudahkan aktifitas online Anda.
  • Sinkronisasi bookmark dan personal info lainnya melalui operalink yang juga bisa disinkronkan dengan opera mini pada handphone.

Kekurangan:

  • Terkadang opera mengalami lag ketika merender script pada beberapa halaman situs
  • Proses update yang mengharuskan mendownload file masternya, berbeda dengan Google Chrome yang hanya mengupdate core-nya saja.

INTERNET EXPLORER


Yang satu ini pasti sudah tidak asing di telinga Anda sekalian. Deffault browser ber-engine Trident pada sistem operasi Windows ini memang memiliki beberapa history yang tidak bagus dalam pengembangannya akibat banyaknya celah keamanan yang terdapat di dalamnya. Memang tidak versi IE8 yang sekarang sudah lebih baik, namun versi IE6 dan IE7 yang masih banyak memilik inkompatibilitas dengan kemajuan teknologi web sekarang ini. Silakan tanyakan kepada web developer tentang berapa banyak waktu yang mereka buang untuk mem-fix-kan bug yang terjadi pada browser ini.

Ada beberapa fitur yang cukup menarik yaitu Accelerator dan Web Slices. Accelerator membantu Anda untuk mempercepat proses beberapa task untuk browsing seperti menambahkan peta tanpa harus berpindah ke google maps atau bing maps. Sedangkan web slices memungkinkan Anda untuk menandai link atau halaman situs tertentu sehingga jika ada perubahan pada halaman tersebut icon web slices akan berwarna hijau untuk memberi tahu Anda.

Kelebihan:

  • Intergrasi dengan aplikasi windows seperti Office, atau Windows Live.

Kekurangan:

  • Proses update melalui windows update
  • Komponen activeX yang sering kali membuat keamanan browsing Anda berkurang

Nah.. sekarang sudah tahu kan, kekurangan dan kelebihan dari browser-browser tersebut?! Jadi mau menggunakan browser yang mana, Mozilla Firefox, Google Chrome, Safari, Opera, atau Internet Explorer?

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s